Bisakah Gamer Menjadi Profesionalitas? (2/2)

Seperti penjelasan yang dipaparkan dalam artikel sebelumnya, terdapat aneka jenis status posisi yang bisa dijalankan seorang gamer dalam menjadi profesi dalam menghasilkan uang. Maka dari itu posisi seorang gamer tidak dapat disepelekan begitu saja sebagai aktivitas yang sama sekali tidak ada manfaatnya. Ada perhitungan waktu yang perlu diatur dalam menghabiskan waktu bermain game. Khususnya bagi mereka yang tidak menjadi seorang professional gamer. Bagi orang dengan jenis pekerjaan lainnya, tentu menjadi contoh yang kurang baik jika hanya menghabiskan waktu untuk bermain game. Berikutlah contoh beberapa jenis pekerjaan profesional seputar bidang game.

Kerjasama Dengan Pihak Sponsor / Vendor

Monica Carolina atau yang biasa dikenal sebagai Monica Nixia, merupakan seorang gamer yang aktif memainkan game bergenre first-person shooter (FPS). Gadis berdomisili Kelapa Gading, Jakarta ini aktif berprofesi sebagai gamer wanita profesional sejak 2008.

Nixia (Instagram)

Monica juga telah membuat website Nixiagamer.com yang bekerja sama dengan perlengkapan gaming gear seperti Corsair pada tahun 2011. Website ini membahas akan keunggulan dan berbagai perlengkapan yang dapat digunakan dalam gaming, serta hal-hal seputar game lainnya. Hingga saat ini, Nixiagamer telah disponsori oleh beberapa vendor gaming gear seperti MSI, NVidia, dan Corsair yang juga telah memberi komisi besar bagi Monica dalam hal dana, laptop, dan gaming gear berkualitas seperti mouse, keyboard, dan headset yang nilainya di atas USD 2 ribu (27 juta rupiah) sebagai bentuk penghasilan bagi Nixia atas jasa tampil sebagai brand ambassador dari gaming gear yang dipasarkan perusahaan di website. Nixia juga mendapat penghasilan tetap yang diterimanya setiap tiga bulan sekali, dimana berkisar USD 10 ribu (Rp 145,3 juta).

Gamer Indonesia
Monica Carolina (genmuda)

Review gaming gear yang dilakukan Monica melalui situs Nixia Gamer itupun banyak mendatangkan tawaran kerjasama dari perusahaan yang memproduksi gaming game kepadanya. Wanita kelahiran 1991 ini mengaku hobi bermain game sejak kecil. Namun hobi bermainnya tidak dapat terlalu maksimal akibat dari ia berasal dari keluarga sederhana. Maka untuk mencukupi biaya yang besar dalam kebutuhan bermainnya, Nixia kemudian mengikuti sejumlah turnamen game demi harapan akan memenangkan pertandingan itu. Berkat jerih payahnya, ia pernah menduduki juara dua dalam ajang World Cyber Games (WGC) tahun 2008 untuk game Call of Duty 4.

Di masa awal-awalnya terjun ke dalam dunia game di tahun 2008, saat wanita yang memakai nama panggilan Nixia ini terjun pertama kalinya sebagai gamer profesional. Sejumlah pertandingan bergengsi sudah mulai dimenangkannya, contohnya pertandingan Guitar Hero pada tahun 2009. Situs Nixia Gamer yang dibuat pada tahun 2011 pun dilanjutkan dengan berita baik akan nominasi yang berhasil diraihnya sebagai Best Player di World Championship Gamer, di ajang Fatal1ty pada tahun yang sama.

Membawa Bisnis Game ke Dunia Nyata

Nikki (Itemku)

Toko bernama Nikki Shopz ini cukup populer bagi para pemain “Growtopia”. Toko online ini bergerak spesialis menjual item dalam game tersebut, terutama jenis World Lock dan Diamond Lock. Penjualan antar dimensi nyata dan virtual ini, mencatat jumlah transaksi hingga sebanyak 2.997 telah memperoleh rating yang baik hingga tingkat keberhasilannya mencapai 99%. Nikki sendiri diketahui sebagai perempuan warga negara Indonesia. Namun belum ada info pribadi lain mengenai sosok Nikki ini yang telah beredar, sehingga sosok nyatanya masih berstatus tidak diketahui. Selain memiliki rating yang baik, toko Nikki Shopz ini juga fenomenal, dengan peningkatan jumlah transaksi yang terus berlangsung sejak bergabung dengan marketplace itemku di dalam fitur game di bulan Oktober 2016. Meski baru pertama kali laku sejak tanggal 14 Oktober 2016, Nikki Shopz telah berhasil menjual item sekitar Rp 14 juta. Dan di bulan berikutnya, penjualan Nikki Shopz dapat menembus angka Rp 140 juta, dengan kenaikan hingga 10 kali lipat. Rekor ini mengalahkan aneka penjualan di banyak marketplace. Bahkan penjualan Nikki Shopz terus mengalami kenaikan dimulai dari Rp 150 juta di Desember 2016, dan Rp 180 juta pada Januari 2017.

Tidak Menyepelekan Studi Rendah dan Terus Berjuang

Henry Jufri (Duniagames)

Henry Jufri, seorang pria asal Makassar yang menjadi sosok pembuat aplikasi game. Meskipun pria ini bukan mengawali karirnya dari seorang gamer, melainkan spesifik ke pembuatan aplikasi game. Awalnya Henry hanya memiliki penghasilan ribuan dolar per bulannya dari pekerjaan membuat aplikasi game. Tingkatan studi dimana hanya sebatas lulus sekolah dasar yang berhasil ia tempuh tidak menghalangi kinerja Henry untuk terus berusaha menjadi lebih baik. Menyempatkan waktu dari pekerjaannya sehari-hari sebagai seorang kuli panggul, Henry mengusahakan sekitar 4-5 jam sehari-harinya dihabiskan untuk mendalami ilmu baru, yang salah satu poin utamanya adalah dalam bagian teknologi.

Henry telah menciptakan berbagai aplikasi game seperti “Unyil The Adventure”, “Ninja Konoha Run”, “King Arthur” dan jenis-jenis lainnya. Penantian dari kerja keras dan usaha panjang Henry secara bertahap akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Henry mulai mendapatkan kompensasi dari Google atas aplikasi ciptaannya. Aplikasi tersebut juga mengalami peningkatan jumlah yang diunduh di Google Play Store. Hal yang sama juga terjadi pada pendapatan Henry, dari nominal yang semula didapatkan hanya berjumlah USD 100 (sekitar Rp 1,3 juta) hingga mencapai sebesar USD 1.200 (sekitar Rp 16 juta) dalam satu bulan.

Tidak Putus Asa Akan Faktor Keadaan

Kita tidak dapat mengendalikan faktor yang terjadi dalam hidup. Dan beberapa hal mungkin terjadi  tidak sesuai seperti apa yang diharapkan atau inginkan. Hal yang sama terjadi pada kisah hidup Muhammad Rizky. Pria yang lahir di tahun 1998 ini memiliki keinginan untuk menjadi pemain sepak bola. Namun kondisi fisiknya tidak memungkinkan bagi dirinya untuk banyak berlari. Sehingga dimulai dari saat ia menginjak jenjang SMP, pria ini mulai tertarik dalam bermain game. Karena begitu seringnya bermain, ia pun ketagihan dan menjalani aktivitas ini hingga jenjang SMA.

Muhammad Rizky 'Inyourdream' Anugrah

instagram/kikycassa7

Muhammad Rizky kemudian lebih menghabiskan banyak waktu dalam bermain game. Dan di usianya yang masih muda, ia sudah menjadi seorang gamer asal Indonesia yang mampu mencetak penghasilan pribadi hingga mencapai ratusan juta rupiah. Ia mengaku bahwa sudah memiliki penghasilan sebesar nominal Rp 100 juta per tahun. Bahkan jumlah sebesar Rp 250 juta per tahun pun pernah didapatkannya dari memenangkan belasan turnamen. Sejak 2017 Muhammad Rizky  yang menggunakan nama karakter INYourDream sudah mengikuti turnamen DotA sebanyak 12 kali . Rizky pun berusaha lebih maksimal dalam wujud bergabung dengan sebuah tim untuk mengikuti pertandingan. Sejumlah kejuaraan berskala internasional pun berhasil dimenangkannya. Sama seperti Kenny, Muhammad Rizky pun merupakan pemain game DotA 2. Bahkan ia tercatat sebagai pemain DotA 2 terbaik se-Asia Tenggara. Dalam waktu dua tahun berkarir, Muhammad Rizky telah berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar USD 40.153 atau setara 568 juta rupiah. Peringkat gamers ke-2183 dengan penghasilan tertinggi di dunia berhasil diraihnya. Sementara di Indonesia, ia berada di posisi ke-4 gamers berpenghasilan tertinggi.